Seorang teman memposting buah karyanya, ...dari empat hal kebaikan, muncul darinya 4 hal yang lebih baik, salah satu pointnya adalah murah hati bagi orang kaya adalah baik, namun bagi orang miskin tentu lebih baik. Kutipan ini bersumber dari seorang filsuf.
Ini menunjukkan dalam keadaan sempit sekalipun tidak menutup kemungkinan untuk berikfaq. Infaq selalu dihubungkan dengan memberi sejumlah uang, benda berharga (tanah, bangunan, pakaian dll), makanan dan sebagainya. Padahal ada ayat mengatakan berwajah manis pada saudaranya sesama manusia sudah termasuk berbuat kebajikan. Demikian itu tidaklah dapat disepelekan, tersenyum kepada orang lain adalah hal yang memberi kebaikan dan menghindari celaka.
Misalkan ketika mengendarai sepeda motor, tanpa sengaja kita berjalan memotong pengendara sepeda motor lain. Kemudian secepat kilat dia menyusul kita dan memaki-maki sambil tetap berjalan. Jika kita berikan senyuman dan meminta maaf kepadanya apa mungkin dia terus mengotot mengajak konflik dengan kita?
Kemungkinan dia akan melemah dan membiarkan kita lewat dengan aman. Hanya karena emosi sesaat orang dapat meledak-ledak mencurahkan kemarahannya.Oleh sebab itu, berwajah manis memberi manfaat yang luar biasa.
Murah hati tampaknya merupakan kewajiban siapa saja tidak hanya orang kaya, namun orang miskin pun mesti murah hati. Ungkapan seorang tokoh yang sudah lupa namanya, tidak ada orang yang terlalu miskin sehingga tidak mampu tersenyum bagi saudaranya. Ungkapan penyejuk ini dalam makna lain, senyum adalah ibadah.
Jika tidak punya uang sepeserpun untuk diberikan, ucapan manis pun, wajah manis, atau bantuan tenaga sudah sangat membantu orang lain memenuhi kebutuhannya. Bertegur sapa dengan orang lain ketika berpapasan,lebih dahulu menyapa lebih baik daripada ditegur, tetapi daripada tidak menyapa tentulah ini lebih baik.
Oleh sebab itu, ini penting sekali dipahami, orang miskin namun berpikiran kaya/derma lebih baik daripada kaya namun berpikiran miskin/pelit. Sebab kebaikan akan berbalas kebaikan berlipat. Sehingga tidak ada orang berinfaq yang miskin. Harta yang diinfaqkan akan bertambah-tambah sepuluh hingga 72 kali lipat. Sebab Allah tidak mau berhutang pada makhluknya.
bagus banget nih bang
BalasHapusseru banget bang
BalasHapusbetul memang kita mesti gemar sedekah
BalasHapus